Rilisan Memukau: 2022
31 Desember
Fleshwater — We're Not Here to Be Loved; Perunggu — Memorandum; Rekah — KIAMAT; SASAMI — Squeeze
![]() |
Sampul oleh Ikrar Waskitarana |
Berengsek. Lagi-lagi kita kalah. Perpisahan dalam berbagai bentuk dengan kerabat, jati diri, dan hak hidup sebagai manusia terjadi tanpa diduga-duga dan waktu masih saja berlalu dengan cueknya—tutup mata seperti mereka yang koar-koar berjanji merawatmu.
Menangisinya? Tentu boleh. Toh, tidak—atau mungkin belum—ada yang melarang kita melakukannya. Meskipun begitu, rasanya kita telah cukup dewasa untuk sadar bahwa campuran air mata dan minuman favorit tak pernah mampu menenggelamkan kegetiran ini. Oleh sebab itu, alih-alih terus-menerus bersedih ria, mengapa kita tak mencoba merasa marah—kesal, murka, ataupun beragam variasi lainnya—saja seperti mereka yang masuk ke dalam daftar di bawah ini?
1. Fleshwater — We're Not Here to Be Loved

Nomor Favorit: "Kiss The Ladder"
2. Perunggu — Memorandum

Meskipun begitu, tak ada yang dapat dilakukan selain mengalah. Lagipula, bagaimana lagi kita dapat membeli hidup kalau bukan lewat bekerja? Satu-satunya hal yang dapat kita lakukan agar tetap waras adalah dengan mengeluh di sela-selanya.
Nomor Favorit: "Pastikan Riuh Akhiri Malammu"
3. Rekah — KIAMAT

Nomor Favorit: "BURSA ARWAH"
4. SASAMI — Squeeze

Nomor Favorit: "Call Me Home"
0 comments